Upaya Pencegahan Komplikasi Hipertensi dengan Edukasi Berbasis Health Belief Model dan Mengontrol Tekanan Darah
Main Article Content
Abstract
Hipertensi merupakan penyakit kronis yang dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi yang merupakan penyebab kematian terbesar di dunia. Tekanan darah tinggi (hipertensi) dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi seperti stroke, penyakit jantung koroner dan gagal ginjal, dimana penyakit jantung iskemik dan stroke merupakan penyebab kematian terbesar di dunia selama 15 tahun terakhir yaitu 15,2 juta kematian. Beberapa cara dalam mengurangi akibat tekanan darah tinggi adalah dengan meningkatkan upaya promotif dan preventif dari penyakit hipertensi. Health Belief Model (HBM) adalah upaya promotif untuk mengubaah tingkah laku seseorang yang didasarkan pada pemahamannya. Edukasi Health Belief Model efektif dalam meningkatkan perilaku preventif maupun pengetahuan pasien terkait penyakitnya. Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan sebagai pemberian edukasi Upaya pencegahan komplikasi hipertensi berbasis Health Belief Model pada masyarakat desa papahan, kecamatan tasikmadu, kabupaten karanganyar. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dilakukan dengan edukasi/ penyuluhan dan pemeriksaan tekanan darah. Sasaran pelaksanaan kegiatan merupakan Masyarakat Desa Papahan Kecamatan Tasikmadu kabupaten karanganyar. Metode pelaksanaan Kegiatan ini ditujukan bagi warga Desa Papahan, Tasikmadu, Karanganyar. Dilaksanakan pada hari minggu di bulan Januari tahun 2024 mulai pukul 08.00 – 11.00 WIB. Kegiatan ini diselenggarakan di Balai Desa Papahan, prosedur pelaksanaan kegiatan meliputi: Sebelum Hari pelaksanaan dan saat hari pelaksanaan. Hasil pengabdian masyarakat ini didapatkan bahwa yang menderita hipertensi terbanyak perempuan 69 % sedangkan laki-laki 39%. Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) memberikan dampak positif dalam meningkatakan pemahaman upaya pencegahan komplikasi hipertensi meliputi minum obat sesuai anjuran dokter, mengontrol tekanan darah secara rutin, aktivitas fisik, diit sehat, kelola stres, mencegah obesitas, tidak mengkonsumsi rokok dan alkohol. Disarankan bagi masyarakat di desa papahan kecamatan Tasikmadu kabupaten Karanganyar untuk selalu menjaga pola hidup sehat yang diawali dengan konsumsi nutrisi yang cukup agar terhindar dari hipertensi pada umumnya dan komplikasi hipertensi pada khususnya, sehingga meningkatnya derajat kesehatan masyarakat.
Downloads
Article Details
References
2. Anitasari. Know Your Number, Kendalikan Tekanan Darahmu dengan CERDIK. Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. 2019.
3. Campbell NRC, Paccot Burnens M, Whelton PK, Angell SY, Jaffe MG, Cohn J, et al. 2021 World Health Organization guideline on pharmacological treatment of hypertension: Policy implications for the region of the Americas. Lancet Reg Heal - Am. 2022;9:100219.
4. Kemenkes RI. Hipertensi Si Pembunuh Senyap. Kementrian Kesehat RI. 2019;1–5.
5. Riskesdas. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2018. 2018;http://www.depkes.go.id/resources/download/infoter.
6. Noviyanti. Hidup Sehat tanpa Asam Urat. 2015;Yogyakarta: Notebook (Perpustakaan Nasional RI).
7. WHO. Organization WH. A global brief on Hypertension: silent killer, global public health crises (World Health Day 2017). 2017;
8. Direktorat P2PTM Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. Manajemen Program Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi dan Perhitungan Pencapaian SPM Hipertensi. Workshop Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi. 2018.
9. Irfan M, Mujiarahmah E, Iriyanti R, Fadillah NA. Edukasi Hipertensi Kepada Masyarakat Desa Pemurus Rt 002 Secara Daring Menggunakan Media Audio Visual. SELAPARANG J Pengabdi Masy Berkemajuan. 2021;4(3):521.
10. Karuniawati H, Putra ON, Wikantyasning ER. Impact of pharmacist counseling and leaflet on the adherence of pulmonary tuberculosis patients in lungs hospital in Indonesia. Indian J Tuberc. 2019;66(3):364–9.
11. Wahyudin et al. Pengaruh health coaching pada self help group terhadap efikasi diri dan kepatuhan program pengobatan pasien tuberkulosis paru di kota sukabumi. J Penelit Kesehat Suara Forikes. 2021;12(April):73–7.
12. Rayanti RE, Nugroho KPA, Marwa SL. Health Belief Model dan Management Hipertensi Pada Penderita Hipertensi Primer di Papua. J Keperawatan Muhammadiyah. 2021;6(1):19–30.
13. Ulya Z, Iskandar A. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Poster Terhadap Pengetahuan Manajemen Hipertensi Pada Penderita Hipertensi. J Keperawatan Soedirman. 2017;12(1):38.
14. Amalia RN, Arini T, Kusumasari RV, Daruwati CE. Pengaruh Edukasi Keluarga Tentang Manajemen Hipertensi Terhadap Self Managemen Hipertensi di Desa Ringinharjo, Bantul, Yogyakarta. J Keperawatan. 2021;13(2):66–73.
15. Rianty DA. Pengaruh Edukasi Kelompok Terhadap Pengetahuan Pengelolaan Hipertensi Pada Kelompok Dewasa Hipertensi di UPT Puskesmas Rejosari, Kabupaten Pringsewu Tahun 2022. J Ilm Kesehat. 2023;12(1):30–8.
16. Azadi NA, Ziapour A, Lebni JY, Irandoost SF, Abbas J, Chaboksavar F. The effect of education based on health belief model on promoting preventive behaviors of hypertensive disease in staff of the Iran University of Medical Sciences. Arch Public Heal. 2021;79(1):1–8.
17. Malik A, Yoshida Y, Erkin T, Salim D, Hamajima N. Hypertension-related knowledge, practice and drug adherence among inpatients of a hospital in Samarkand, Uzbekistan. Nagoya J Med Sci. 2014;76(3–4):255–63.
18. Asmah EE, Orkoh E. Self-Care Knowledge of Hypertension Prevention and Control Among Women in Contemporary Ghana. Am J Heal Educ. 2017;48(6):374–81.
19. Naeemi L, , Seyedeh Shahrbanoo Daniali , Akbar Hassanzadeh MR. The effect of educational intervention on self‑care behavior in hypertensive older people: Applying the health belief model. J Educ Health Promot. 2022;12(February).
20. Salaam E, Study S, Alphonce A. Using the Health Belief Model to Explain the Patient ’ s Compliance to Anti-hypertensive Treatment in Three District Hospitals - Dar. 2021;5(1):50–8.