Bicara Seks dengan Anak: Panduan Bagi Orang Tua dalam Memberikan Pendidikan Seksual pada Anak Sesuai Usia di Desa Mojongapit

Main Article Content

Dwi Sri Rahandayani
Kolifah
Dewi Pitriawati

Abstract

Pendidikan seksual pada anak adalah topik yang penting untuk dipahami oleh semua orang tua. Pendidikan seksual yang diberikan kepada anak perlu disampaikan oleh orang tua sesuai dengan tahap perkembangan usia anak. Pendidikan seksual yang disampaikan pada anak dapat dimulai dari mengenalkan nama-nama bagian tubuh dengan benar termasuk alat kelamin dan menjelaskan fungsinya, memberikan pemahamna tentang area tubuh yang boleh disentuh dan tidak serta memperkenalkan konsep pubertas dan perubahan tubuh yang akan terjadi dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak dan menggunakan metode pendekatan yang sesuai.


Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi pada orang tua tentang cara memberikan pendidikan seksual pada anak sesuai dengan usia dan tahapan perkembangannya. Salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah mencegah terjadinya pelecehan dan kekerasan seksual. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan ibu yang memiliki anak usia balita, kader dan bidan desa. Metode pelaksanaan kegiatan ini melalui ceramah dan diskusi interaktif serta dievaluasi dengan tanya jawab seputar materi yang telah disampaikan. Hasil dari kegiatan ini seluruh peserta berperan aktif selama penyampaian materi dan antusias dalam menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh pemateri dan menjawab pertanyaan dengan tepat. Kesimpulan terjadi peningkatan pengetahuan ibu setelah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan topik pendidikan seksual pada anak sesuai usia.

Abstract viewed = 255 times
PDF downloaded = 110 times

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Rahandayani, D. S., Kolifah, & Dewi Pitriawati. (2024). Bicara Seks dengan Anak: Panduan Bagi Orang Tua dalam Memberikan Pendidikan Seksual pada Anak Sesuai Usia di Desa Mojongapit . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA), 2(1), 22-26. https://doi.org/10.36474/abdinusa.v2i1.401
Section
Articles

References

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. 2012. “Buku Saku Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana.” Badan Nasional Penanggulangan Bencana: 62. https://siaga.bnpb.go.id/hkb/po-content/uploads/documents/Buku_Saku-10Jan18_FA.pdf.
Dewiani, Kurnia, Yetti Purnama, and Linda Yusanti. 2020. “Pendidikan Seks Dini Dan Kesehatan Reproduksi Anak Untuk Siswa Sekolah Dasar.” Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS 17(2): 1–6.
Justicia, Risty. 2016. “PROGRAM UNDERWEAR RULES UNTUK MENCEGAH Universitas Pendidikan Indonesia Masa Dini Sering Penyerapan Informasi Yang Sangat Proses Komnas Tersebut Jauh Melebihi Kenyataannya.” Jurnal Pendidikan Usia Dini 9(2): 217–32.
Ivo Noviana. 2015. Kekerasan Seksual Terhadap Anak: Dampak Dan Penanganannya.
Cawang Jakarta. Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial,
Kementerian Sosial RI
Kemenkes RI. 2011. “Promosi kesehatan di Daerah Bermasalah Kesehatan.” Jakarta
Machfoedz, Irkham & Suryani, Eko. 2005. Pendidikan kesehatan Bagian dari Promosi
Kesehatan. Yogyakarta: Fitramaya.
Pemerintah Republik Indonesia (RI). 2007. UndangUndang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Jakarta: Pemerintah RI.
Susilowati, Dwi. 2016. “Promosi kesehatan.” Jakarta: Kementrian kesehatan PPSDMK
Tanggul Jebol Lagi, Banjir “Gelombang Dua” Terjang Bandar Kedungmulyo Jombang _ beritajatim. (n.d.).
Uyun, Zahrotul. 2015. “Kekerasan Seksual Pada Anak: Stres Pasca Trauma.” PROCEEDING SEMINAR NASIONAL “Selamatkan Generasi Bangsa dengan Membentuk Karakter Berbasis Kearifan Lokal”: 228–38.