Edukasi Menyusui Melalui Media Pesan Digital

Main Article Content

Stella Bakara

Abstract

ASI dapat melindungi bayi dari penyakit penyebab kematian bayi seperti diare, Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), radang paru – paru, Hand Foot, and Mouth Disease (HFMD), dan menurunkan kejadian penyakit menular sehingga dapat mencegah mengkonsumsi antibiotik dan pada akhirnya dapat menurunkan antimicrobial resistance (AMR). Sebuah penelitian mengenai ASI eksklusif menemukan bahwa distribusi topik yang diterima responden ketika menerima layanan temu wicara yaitu hanya 1,8% yang mendapatkan penjelasan mengenai ASI eksklusif dan hanya 0,6% yang mendapat informasi mengenai inisiasi menyusu dini (IMD). kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan bertujuan untuk mengedukasi para ibu tentang pentingnya menyusui serta menghindari dari mitos-mitos yang beredar di kalangan masyarakat. Kegiatan ini juga dilakukan melalui media pesan digital yaitu WhatsApp Group yang terdiri dari 143 ibu yang tersebar diberbagai daerah di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan yaitu pemberian materi menggunakan pesan teks dan gambar lalu dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab selama 2 jam. Berdasarkan pengamatan selama sesi edukasi, peserta menunjukkan antusiasme melalui diskusi aktif dan pertanyaan yang diajukan terkait dasar-dasar menyusui, manfaat ASI, dan pentingnya kontak laktasi sesuai standar WHO. Meskipun tidak ada evaluasi formal, kegiatan ini memberikan gambaran awal bahwa media digital seperti WhatsApp efektif sebagai sarana penyampaian informasi kesehatan.

Abstract viewed = 201 times
PDF downloaded = 114 times

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Bakara, S. (2024). Edukasi Menyusui Melalui Media Pesan Digital. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA), 2(2), 1-5. https://doi.org/10.36474/abdinusa.v2i2.487
Section
Articles

References

Alianmoghaddam, N., Phibbs, S., & Benn, C. (2019). “I did a lot of Googling”: A qualitative study of exclusive breastfeeding support through social media. Women and Birth, 32(2), 147–156. https://doi.org/10.1016/j.wombi.2018.05.008
Bakara, S. M., & Fikawati, S. (2018). Perceived Inssuficient Milk (PIM) Among Mothers 0f 0-6 Months Infants in Cipayung Health Centre, Depok Indonesia: A Qualitative Study. Proceedings of International Conference in Applied Science and Health, 6(3), 143–148.
Chidiebere, O. D. (2014). Effect of exclusive breastfeeding on incidence of ilness in infants’s first 6 months of life. Journal of Pediatrics & Neonatal Care, 1.
Horta, B. L., & Victoria, C. G. (2013). Long-Term Effects of Breastfeeding : A Systematic Review. WHO.
Kamel Boulos, M. N., Giustini, D. M., & Wheeler, S. (2016). Instagram and WhatsApp in health and healthcare: An overview. In Future Internet (Vol. 8, Issue 3). MDPI AG. https://doi.org/10.3390/fi8030037
Kementerian Kesehatan. (2018). RISKESDAS 2018.
Kementerian Kesehatan. (2023). Survei Kesehatan Indonesia.
Mulyani, S., Subandi, A., Kedokteran, F., Kesehatan, I., & Jambi, U. (2020). Efektifitas Pendidikan Kesehatan Melalui Group Whasapp Reminder Berkala Dengan Metode Ceramah Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Pada Ibu Pasca Seksio Sesarea.
Nadimpalli ML, Bourke CD, Robertson RC, Delarocque-Astagneau E, Manges AR, & Pickering AJ. (2020). Can breastfeeding protect against antimicrobial resistance? BMC Medicine, 18(392).
Souza, M. H. do N., Nespoli, A., & Zeitoune, R. C. G. (2016). Influence of the social network on the breastfeeding process: a phenomenological study. Escola Anna Nery - Revista de Enfermagem, 20(4). https://doi.org/10.5935/1414-8145.20160107
WHO. (2009). Infant and Young Child Feeding : Model Chapter for Textbooks for Medical Students and Allied Health Profesionals. WHO.