Deteksi Dini Anemia pada Ibu Hamil Melalui Pemeriksaan Hb dan Konsumsi Olahan Pangan Protein Hewani di Desa Humboto, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe

Authors

  • Pebrianti Akademi Kebidanan Konawe Indonesia
  • Arni Evayanti Akademi Kebidanan Konawe Indonesia
  • Mardhiyah Ibrahim Akademi Kebidanan Konawe Indonesia
  • Puspita Adriani Akademi Kebidanan Konawe Indonesia
  • St Nurrahmah Akademi Kebidanan Konawe Indonesia
  • Rizky Amaliah Akademi Kebidanan Konawe Indonesia
  • Mutmainnah Akademi Kebidanan Konawe Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36474/abdinusa.v3i1.502

Keywords:

Anemia Ibu Hamil, Deteksi Dini, Protein Hewani

Abstract

Desa Humboto, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, ditemukan beberapa ibu hamil yang belum memeriksakan kadar hemoglobin (Hb) dalam 3 bulan terakhir. Padahal, deteksi dini anemia dan peningkatan asupan protein hewani sumber zat besi heme yang mudah diserap merupakan langkah krusial untuk pencegahan. Anemia pada ibu hamil. Protein hewani seperti ikan, telur, dan hati ayam sangat penting dalam mengurangi risiko anemia. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendeteksi dini anemia pada ibu hamil dan meningkatkan konsumsi olahan pangan protein hewani sebagai upaya pencegahan Anemia di Desa Humboto, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, pemeriksaan hemoglobin (Hb) gratis, membuat masakan berbasis protein hewani, serta pemberdayaan kader Posyandu. Hasil pemeriksaan Hb terhadap 9 ibu hamil menunjukkan bahwa 88,9% memiliki kadar Hb normal (≥11,0 g/dL), sementara 11,1% mengalami anemia ringan (Hb 10,6 g/dL). Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang pentingnya konsumsi protein hewani melalui edukasi dan praktik langsung. Dukungan kader Posyandu dan kolaborasi dengan tenaga kesehatan setempat menjadi kunci keberlanjutan program. Simpulan dari kegiatan ini adalah intervensi berbasis masyarakat seperti pemeriksaan Hb rutin dan edukasi gizi efektif dalam mendeteksi dan mencegah anemia pada ibu hamil, sekaligus mendukung upaya penurunan stunting.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Blanco-Rojo, R., & Vaquero, M. P. (2019). Iron bioavailability from food fortification to precision nutrition. A review. Innovative Food Science and Emerging Technologies, 51, 126–138. https://doi.org/10.1016/j.ifset.2018.04.015 DOI: https://doi.org/10.1016/j.ifset.2018.04.015

BPS Kab.Konawe. (2022). Badan Pusat Statistik Kabupaten Konawe. In UD.Rezky Bersama. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI

Gibson, R. S. (2016). Principles of Nutritional Assessment (2nd ed.). Oxford University Press. https://books.google.co.id/books?id=lBlu7UKI3aQC&printsec=frontcover#v=onepage&q&f=false

Kemenkes RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia. In Kementerian Kesehatan RI.

Kemenkes RI. (2023a). Buku Saku Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil Dan Remaja Putri. In IEEE Sensors Journal (Vol. 5, Issue 4). http://dx.doi.org/10.1016/j.snb.2010.05.051 DOI: https://doi.org/10.1016/j.snb.2010.05.051

Kemenkes RI. (2023b). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. In Pusdatin.Kemenkes.Go.Id. https://www.kemkes.go.id/downloads/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-2021.pdf

Kemenko PMK. (2023). Ibu hamil harus meningkatkan asupan protein hewani. ANTARA Kantor Berita Indonesia. https://www.antaranews.com/berita/3377547/kemenko-pmk-ibu-hamil-harus-meningkatkan-asupan-protein-hewani?utm_source=chatgpt.com

Mintsopoulos, V., Tannenbaum, E., Malinowski, A. K., Shehata, N., & Walker, M. (2024). Identification and treatment of iron-deficiency anemia in pregnancy and postpartum: A systematic review and quality appraisal of guidelines using AGREE II. International Journal of Gynecology and Obstetrics, 164(2), 460–475. https://doi.org/10.1002/ijgo.14978 DOI: https://doi.org/10.1002/ijgo.14978

Mirawati, Mariati, N., & Wulandari. (2021). Health Education and Early Detection of Anemia in Pregnant Women. OMNICODE Journal (Omnicompetence Community Developement Journal), 1(1), 33–36. https://doi.org/10.55756/omnicode.v1i1.68 DOI: https://doi.org/10.55756/omnicode.v1i1.68

Rejeki, I. S., & Fajri, F. (2023). Penyuluhan Dan Pemeriksaan Kadar Hemoglobin Untuk Deteksi Dini Anemia Pada Ibu Hamil. 3(1), 1–8.

Sari, P. et al. (2021). Anemia Screening in Rural Pregnant Women: A Community-Based Study. Journal of Nutrition and Health, 54 (3), 112–120.

Siloam, H. (2023). Penyebab Anemia pada Ibu Hamil; Gejala; & Cara Mengatasinya. Siloam Hospitals Medical Team. https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/anemia-pada-ibu-hamil

Soleha, M. U. (2024). Hubungan Asupan Protein Hewani Dan Nabati Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester 3 Di Desa Dawuhan. ASSYIFA : Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 18–28. https://doi.org/10.62085/ajk.v2i1.34 DOI: https://doi.org/10.62085/ajk.v2i1.34

WHO. (2023). WHO Global Anaemia estimates, 2021 Edition Global anaemia estimates in women of reproductive age, by pregnancy status, and in children aged 6-59 months. The Global Health Observatory. https://www.who.int/data/gho/data/themes/topics/anaemia_in_women_and_children

Wibowo, N., Rima, I., & Rabbania, H. (2021). Anemia Defisiensi Besi Pada Kehamilan. https://www.pogi.or.id/wp-content/uploads/download-manager-files/Anemia Defisiensi Besi Pada Kehamilan.pdf

Downloads

Published

05/24/2025

How to Cite

Deteksi Dini Anemia pada Ibu Hamil Melalui Pemeriksaan Hb dan Konsumsi Olahan Pangan Protein Hewani di Desa Humboto, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe. (2025). Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA), 3(1), 7-16. https://doi.org/10.36474/abdinusa.v3i1.502