Menurunkan Risiko Diabetes Mellitus Melalui Pengawasan Gula Darah dan Peningkatan Aktivitas Fisik di Banjar Panglan Delodan, Desa Kapal
DOI:
https://doi.org/10.36474/abdinusa.v3i1.511Keywords:
Diabetes Melitus, Latihan Fisik, Senam Diabetes MelitusAbstract
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Berdasarkan Riskesdas, prevalensi DM meningkat dari 1,1% (2013) menjadi 2,1% (2018). Di Sumatera Barat, angka prevalensi mencapai 1,3%, dan 1,4% di Kota Padang. Faktor risiko DM terbagi menjadi dua, yaitu yang tidak dapat dimodifikasi (usia, genetik) dan yang dapat dimodifikasi (gaya hidup, pola makan, aktivitas fisik). Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan penatalaksanaan DM untuk menurunkan risiko komplikasi. Salah satu langkah penting adalah latihan jasmani secara rutin. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan. Sebelum penyuluhan, 39,3% responden memiliki pengetahuan kurang dan hanya 7,1% memiliki pengetahuan baik. Setelah penyuluhan, sebanyak 82,1% responden memiliki pengetahuan baik dan 17,9% memiliki pengetahuan cukup. Kesimpulannya, penyuluhan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang DM. Edukasi berperan penting dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit ini secara berkelanjutan.
Downloads
References
Artha Wijaya & Adnya Suwitri. (2023). Nilai Ankle Brahial Index (ABI) dan Nyeri Neuropati Diabetik Pada Pasien Diabetes Melitus. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes. https://forikes- ejournal.com/index.php/SF/article/view/3154
Amanda S, Rosidin U, Hara Permana R. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Senam Diabetes Melitus terhadap Pengetahuan Kader Kesehatan. Media Karya Kesehatan. 2020;3(2), 2621-9026. Available from: https://doi.org/10.24198/mkk.v3i2.25656 DOI: https://doi.org/10.24198/mkk.v3i2.25656
Azrimadaliza A, Annisa A, & Rita RS. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kadar HbA1c
Anggota Klub Prolanis Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat.
;11(01), 75–83.
Fatimah, R. N. 2015. Diabetes melitus tipe 2. Jurnal Majority, 4(5). JOUR
Ramadhan, M. (2017). Hubungan Dengan Kejadian Diabetes Mellitus Di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo
Dan RS Universits Hasanuddin Makassar Tahun2017. Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No.2, Mei
102. Makassar: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Rovy, N. W. 2018. Hubungan Beberapa Faktor Yang Dapat Dimodifikasi Dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2
Pada Calon Jemaah Haji Di Kabupaten Magetan. Magetan : Stikes Bhakti Husada Mulia
Tandra, H. 2017. Segala sesuatu yang harus anda ketahui tentang diabetes. Gramedia Pustaka Utama
Nurhidayah & Artha Wiajya.(2023). Pengaruh Psiko Edukasi Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien DM Tipe II Usia Pra Pensiun. Jurnal Penelitian Keperawatan. https://stikesbaptis.ac.id/stbk/jurnal/index.php/keperawatan/article/view/663 DOI: https://doi.org/10.32660/jpk.v9i1.663
Herwanto, M. E., Lintong, F., & Rumampuk, J. F. 2016. Pengaruh aktivitas fisik terhadap kadar gula darah pada pria dewasa. EBiomedik, 4(1). JOUR DOI: https://doi.org/10.35790/ebm.4.1.2016.10859
Hokkam, EN. (2009). Assessment of risk factors in diabetic foot ulceration and their impact on the outcome of the disease - Primary Care Diabetes. Prim Care Diabetes, 3(4):219–224. doi:https://doi.org/10.1016/j.pcd.2009.0 8.009 DOI: https://doi.org/10.1016/j.pcd.2009.08.009
Kusdiyah E, Jufri Makmur M, Berlian R, & Aras P. Kateristik Faktor-Faktor Resiko Trtjadinya Komplikasi Kronik Neuropati Diabetik Tahun 2018. Electronic Journal Scientific of Envitonmental Health And Diseases (e-SEHAD). 2020;1(1), 19-32. DOI: https://doi.org/10.22437/esehad.v1i1.10761
Putri, NHK. & Isfandiari, MA. (2013). Average Blood Sugar and Diabetus Mellitus Type II Management Analysis. J Berk Epidemiol, 1(2):234-243. http://www.journal.unair.ac.id/filerPDF/j bed89640f867full.pdf
Witasari, U., Rahmawaty, S., Zulaekah, S. (2009). The relationship between level of knowledge, intake of carbohydrate and fiber and blood glucose level in home cared type 2 diabetic patients. J Penelit Sains Teknol, 10(2):130-138. https://publikasiilmiah.ums.ac.id/xmlui/ bitstream/handle/11617/440/4. UCIKc.pdf?sequence=1&isAllowed=y
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal ABDINUSA menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta atas artikelnya dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal.
- Artikel dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Siapa pun boleh menyalin, menyebarkan, dan mengadaptasi artikel untuk tujuan apa pun, asalkan mencantumkan sumber aslinya dan membagikan karya turunannya dengan lisensi yang sama. Artikel yang terbit sebelum perubahan lisensi ini tetap berlisensi CC BY-NC 4.0, sesuai yang tercantum pada artikelnya.
- Penulis boleh mengarsipkan versi pra-cetak, pasca-cetak, maupun PDF terbitan di repositori institusi atau tempat lain, dengan menyebutkan publikasi pertamanya di jurnal ini.


