Hubungan Antara Stadium Kanker Dengan Tingkat Depresi Pada Pasien Kanker Payudara
DOI:
https://doi.org/10.36474/caring.v3i1.115Keywords:
Tingkat Depresi, Stadium Kanker PayudaraAbstract
Kanker payudara merupakan penyakit yang tidak menular yang paling banyak menyerang wanita, penyakit kanker payudara jenis kanker yang paling mendominasi di Indonesia sebesar 30% yang mengalahkan kanker serviks yang berkontribusi sebesar 24%. Beberapa faktor yang memengaruhi depresi pada pasien kanker yaitu terkait penyakit (lama diagnosis, tingkat keparahan, prognosis yang buruk, dan rasa sakit), dari internal pasien itu sendiri (ketakutan akan rasa sakit, mati, kehilangan kontrol dan kemandirian, merasa tidak berdaya), penanganan (efek samping terapi, lama penanganan, perawatan berulang, mahalnya biaya). Adapun tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara stadium kanker payudara dengan tingkat depresi pada pasien kanker payudara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan metode penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 121 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner Beck Depression Inventory II (BDI II). Analisia data menggunakan uji korelasi rank spearman. Hasil analisa data diperoleh nilai koefisien korelasi (r) 0,366 menunjukkan arah dan kekuatan hubungan yang berarti kedua variabel memiliki hubungan yang cukup kuat dengan arah hubungan positif. Dapat disimpulkan bahwa semakin berat stadium kanker, maka semakin berat pula gejala depresi yang dialami.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 I Putu Artha Wijaya, Ni Nyoman Suardani, AA Ngr Bayu Bhaskara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta atas artikelnya dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal.
- Artikel dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Siapa pun boleh menyalin, menyebarkan, dan mengadaptasi artikel untuk tujuan apa pun, asalkan mencantumkan sumber aslinya dan membagikan karya turunannya dengan lisensi yang sama. Artikel yang terbit sebelum perubahan lisensi ini tetap berlisensi CC BY-NC 4.0, sesuai yang tercantum pada artikelnya.
- Penulis boleh mengarsipkan versi pra-cetak, pasca-cetak, maupun PDF terbitan di repositori institusi atau tempat lain, dengan menyebutkan publikasi pertamanya di jurnal ini.

