Hubungan Sumber Informasi Dengan Perilaku Personal Hygiene Pada Remaja Putri Saat Menstruasi
DOI:
https://doi.org/10.36474/caring.v3i1.116Keywords:
Menstruasi, Perilaku Personal Hygiene, Sumber InformasiAbstract
Perubahan seks primer pada remaja ditandai dengan haid (menarche) yang pertama dan akan diikuti oleh perubahan seks sekunder. Pada saat haid pembuluh darah dalam rahim akan mudah terinfeksi dan kuman akan mudah masuk, sehingga dibutuhkan kesehatan reproduksi dengan cara menjaga perilaku personal hygiene saat menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sumber informasi terhadap perilaku personal hygiene saat mensturasi remaja putri SMP N 1 Gamping Sleman Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non eksperimental, tehnik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan jumlah sampel 62 responden, data diambil menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan Chi Square. Sumber informasi yang didapatkan responden dari berbagai macam sumber antara lain, dari orang tua 69,4%, guru 43,5%, media masa 46,8%, saudara perempuan 27,4%, teman sebaya 22,6% dan dari tenaga kesehatan 79%. Perilaku personal hygiene saat menstruasi dalam kategori positif 62,9%. Nilai p-value untuk sumber informasi dari orangtua terhadap perilaku personal hygiene saat menstruasi adalah 0,000, guru 0,001, media masa 0,000, saudara 0,000, teman sebaya 0,007 dan tenaga kesehatan 0,000<0,05. Terdapat hubungan antara berbagai sumber informasi terhadap perilaku personal hygiene saat menstruasi remaja putri SMP N 1 Gamping Sleman Yogyakarta.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Aulia Anjan, Dwi Susanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta atas artikelnya dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal.
- Artikel dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Siapa pun boleh menyalin, menyebarkan, dan mengadaptasi artikel untuk tujuan apa pun, asalkan mencantumkan sumber aslinya dan membagikan karya turunannya dengan lisensi yang sama. Artikel yang terbit sebelum perubahan lisensi ini tetap berlisensi CC BY-NC 4.0, sesuai yang tercantum pada artikelnya.
- Penulis boleh mengarsipkan versi pra-cetak, pasca-cetak, maupun PDF terbitan di repositori institusi atau tempat lain, dengan menyebutkan publikasi pertamanya di jurnal ini.

