Gambaran Aktifitas Fisik Pada Penderita Hipertensi
DOI:
https://doi.org/10.36474/caring.v3i2.117Keywords:
aktivitas fisik, hipertensi, tekanan darahAbstract
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan saat ini, prevalensi dan insiden meningkat setiap tahunnya. Aktivitas fisik merupakan salah satu faktor yang dapat diubah pada penderita hipertensi. Aktivitas yang dilakukan secara tepat dan teratur serta frekuensi dan lamanya waktu yang digunakan dengan baik dan benar dapat membantu menurunkan tekanan darah. Penderita hipertensi, menurut hasil studi pendahuluan tidak melakukan olah raga rutin namun hanya melakukan pekerjaan rumah tangga biasa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan crosssectional, sampel berjumlah 75 orang yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar penderita hipertensi memiliki aktivitas dengan kategori baik yaitu sebanyak 51 orang (68%). Penelitian berkesimpulan bahwa penderita hipertensi memiliki aktivitas yang baik dengan jumlah responden terbanyak adalah perempuan dengan sebaran pendidikan terbanyak adalah sekolah dasar. Diharapkan perawat dapat memberikan motivasi dan edukasi yang tepat bagi penderita hipertensi untuk melakukan aktivitas fisik.
Downloads
References
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2013). Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2013. In Laporan Nasional 2013 (pp. 1–384). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://doi.org/1 Desember 2013
Maskhuri, S. A., & Kusumaningtyas, R. (2017). Komunikasi Interpersonal Perawat Dengan Lansia. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Retrieved from http://eprints.ums.ac.id/57170/
Paruntu, O. L., Fisik, H. A., Gizi, S., Hipertensi, D. A. N., Paruntu, O. L., Rumagit, F. A., … Tomohon, D. K. (2015). Hubungan Aktivitas Fisik, Status Gizi dan Hipertensi Pada Pegawai Di Wilayah Kecamatan Tomohon Utara. GIZIDO, 7(1), 1–6.
Prasetyaningrum, Y. I. (2014). Hipertensi Bukan untuk Ditakuti. (D. Ari & Y. Tetty, Eds.). Jakarta: FMedia. Retrieved from https://books.google. co.id/
Puskesmas 1 Ubud. (2017). Laporan Tahunan Puskesmas 1 Ubud. Gianyar.
Putritsani, R., & Kusuma, H. (2018). Gambaran Aktivitas Fisik Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Universitas Diponegoro. Retrieved from http://eprints.undip. ac.id/63242/
Rasdi, N., et.al. (2006). Analisis Faktor Resiko Kejadian Hipertensi Pada Dewasa Muda Di Unit Rawat Jalan RSU Labuang Baji Makasar. Kemas, 2(1), 303–308.
Saputri, D. E. (2010). Hubungan Stres Dengan Hipertensi Pada Penduduk Di Indonesia Tahun 2007 (Analisa Data Riskesdas 2007). Universitas Indonesia.
Suiraoka. (2012). Penyakit Degeneratif. Yogyakarta: Nuha Medika.
Suryadi. (2017). Aktivitas Lansia. Ponorogo: Wade Group.
Tarwoto, W. (2010). Kebutuhan Dasar Manusia dan Proses Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
World Health Organization. (2007). Prevention of Cardiovascular Disease (Guidelines for assessment and management of cardiovascular risk). Geneva.
World Health Organization. (2010). The Definition of Hypertension. Geneva. Retrieved from https://www.who .int/data/gho
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Ni Kadek Yuni Lestari, Ni Luh Gede Intan Saraswati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta atas artikelnya dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal.
- Artikel dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Siapa pun boleh menyalin, menyebarkan, dan mengadaptasi artikel untuk tujuan apa pun, asalkan mencantumkan sumber aslinya dan membagikan karya turunannya dengan lisensi yang sama. Artikel yang terbit sebelum perubahan lisensi ini tetap berlisensi CC BY-NC 4.0, sesuai yang tercantum pada artikelnya.
- Penulis boleh mengarsipkan versi pra-cetak, pasca-cetak, maupun PDF terbitan di repositori institusi atau tempat lain, dengan menyebutkan publikasi pertamanya di jurnal ini.

