Pengaruh Terapi Bermain Puzzle Terhadap Tingkat Kecemasan Akibat Hospitalisasi pada Anak Usia Toddler
DOI:
https://doi.org/10.36474/caring.v4i1.171Keywords:
puzzle, kecemasan, balitaAbstract
Anak adalah individu yang unik dengan kebutuhan yang sesuai dengan tumbuh kembangnya. Anak-anak memiliki daya tahan tubuh yang belum terbentuk dengan baik, sehingga sering sakit dan terpaksa dirawat di rumah sakit yang sering menyebabkan reaksi rawat inap. Reaksi anak-anak yang mengalami rawat inap termasuk kecemasan dan ketakutan. Salah satu teknik non-farmakologi yang dapat digunakan untuk mengatasi kecemasan anak adalah dengan memberikan terapi bermain puzzle. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi bermain puzzle terhadap tingkat kecemasan akibat penyakit rawat inap balita di Bangsal Durian RSUD Klungkung. Penelitian ini menggunakan desain pre-experiment dengan rancangan penelitian one group pre-test post-test. Penentuan sampel menggunakan teknik insidental. Jumlah sampel 27 responden. Instrumen yang digunakan adalah angket tingkat kecemasan. Data dianalisis menggunakan uji statistik wilcoxon signed rank. Hasil pre-test didapatkan mayoritas anak mengalami kecemasan berat sebanyak 14 responden (15.9%) dan didapatkan hasil post-test sebagian besar anak mengalami kecemasan ringan sebanyak 22 responden (81,5%). Uji statistik diperoleh nilai p (0,000) <α(0,05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara terapi bermain puzzle terhadap tingkat kecemasan akibat rawat inap balita. Anak yang mengalami rawat inap dapat diberikan terapi bermain puzzle mengurangi respons kecemaan yang mereka hadapi.
Downloads
References
Asmadi, (2012). Teknik Prosedural Keperawatan: Konsep Anak dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien. Jakarta: SalembaMedika
Depkes RI. (2014).Undang-Undang Republik Indonesia Tentang Kesehatan No 36 tahun 2009. Jakarta: ECG
Elvira, Sylvia D dan Gitayanti H, (2010). Buku Ajar Psikiatri. Badan Penerbit FK UI. Jakarta
Ilmiasih. (2012). Pengaruh Seragam Perawat: Rompi Bergambar Terhadap Kecemasan Anak Pra Sekolah Akibat Hospitalisasi. Tesis, FIK UI
LeGault, M.R. (2006). Think: Keputusan penting tidak bisa dibuat hanya dengan sekejap mata. Jakarta: Transmedia. Diambil dari http://books.google.co.id.
Nursalam. (2014). Manajemen Keperawatan Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional Edisi 4. Jakarta: Salemba Medika
Ramdaniati, S. (2011). Analisis Determinan Kejadian Takut Pada Anak Usia Prasekolah dan Sekolah Yang Menjalani Hospitalisasi Di Ruang Perawatan Anak BLUD Dr. Slamet Garut. Tesis. FIK Universitas Indonesia.
Roohafza, H., et al. (2009). Impact of nurses clothing on anxiety of hospitalised children. Journal of Clinical Nursing, 18, 1953-1959 DOI: https://doi.org/10.1111/j.1365-2702.2008.02745.x
Saputro, H, & Fazrin I. (2017). Penerapan Terapi Bermain Anak Sakit; Proses, Manfaat dan Pelaksanaannya. Ponorogo: Forum Ilmiah Kesehatan (FORIKES)
Saputro, H, & Fazrin, I. (2017). Penurunan tingkat kecemasan anak akibat hospitalisasi dengan penerapan terapi bermain. Journal Konseling Indonesia, 3 (1): pp. 9-12
Smeltzer, S. C & Brenda G. B. 2013. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah: Brunner dan Suddart. Ed-8. Vol.2. Jakarta; EGC
Supartini, Yupi. (2014). Buku Ajar Konsep Dasar Keperawatan Anak. Jakarta EGC
Sureskiarti. (2017). Perbedaan Kecemasan Anak Usia Prasekolah Pada Tindakan Injeksi Dengan Diterapkan Dan Tanpa Diterapkan Pemakaian Rompi Bergambar Di Ruang Melati Rsud Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Jurnal Ilmiah Manuntung, 3 (1), 106-115 DOI: https://doi.org/10.51352/jim.v3i1.98
Wahyuni. (2016). Tingkat Kecemasan Anak Usia Prasekolah Yang Mengalami Hospitalisasi Berhubungan Dengan Perubahan Pola Tidur Di RSUD Karanganyar. Jurnal Ilmu Kesehatan GASTER Vol. XIV No. 2
Wiguna, (2015). Pengaruh penggunaan elastic bandage Wiguna, (2015). Pengaruh penggunaan elastic bandage bermotif (stiker) terhadap tingkat kooperatif anak usia pra sekolah selama prosedur injeksi IV (intra vena) perset di RSUD Klungkung
Widyastuti, S., Marylin.T, Anggriani W., Rama.W & Wike, M.S. (2010). Keperawatan Keluarga: Teknik Distraksi.
Velotis, C.M. (2005). Anxiety disorder and research. New York: Nova Science Publisher
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Gede Sukadana, Ni Made Ari Sukmandari, Komang Yogi Triana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta atas artikelnya dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal.
- Artikel dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Siapa pun boleh menyalin, menyebarkan, dan mengadaptasi artikel untuk tujuan apa pun, asalkan mencantumkan sumber aslinya dan membagikan karya turunannya dengan lisensi yang sama. Artikel yang terbit sebelum perubahan lisensi ini tetap berlisensi CC BY-NC 4.0, sesuai yang tercantum pada artikelnya.
- Penulis boleh mengarsipkan versi pra-cetak, pasca-cetak, maupun PDF terbitan di repositori institusi atau tempat lain, dengan menyebutkan publikasi pertamanya di jurnal ini.

