Tingkat Pengetahuan Akseptor KB Tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang dengan Keikutsertaan Terhadap Metode Kontrasepsi Jangka Panjang
DOI:
https://doi.org/10.36474/caring.v4i1.172Keywords:
Akseptor, Metode Kontrasepsi Jangka Panjang, PengetahuanAbstract
Keluarga Berencana (KB) menurut World Health Organisation (WHO) adalah tindakan yang membantu individu atau pasangan suami istri untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mendapatkan kelahiran yang diinginkan, mengatur interval kelahiran, mengontrol waktu saat kelahiran dalam hubungan dengan umur suami dan istri, menentukan jumlah anak dalam keluarga. Salah satu faktor yang memengaruhi keikutsertaan sebagai akseptor metode kontrasepsi jangka panjang adalah pengetahuan suami istri mengenai kontrasepsi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan akseptor KB tentang metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) dengan keikutsertaan MKJP di banjar Air Kuning Kecamatan Jembrana. Penelitian ini menggunakan rancangan non eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu melakukan pengumpulan data dalam satu waktu dan tiap subyek penelitian diobservasi sekali saja. Hasil uji statistik chi square (X2) didapatkan hasil hitung untuk tingkat pengetahuan akseptor KB tentang metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) sebesar 61,267 dengan tingkat kemaknaan 95% dengan nilai p<0.05 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan akseptor KB tentang metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) dengan keikutsertaan terhadap MKJP. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk memberikan edukasi lebih banyak tentang kontrasepsi jangka panjang sehingga akseptor KB MKJP akan bertambah untuk mengontrol kehamilan dengan baik
Downloads
References
BKKBN. (2009). Pedoman pelayanan KB dalam jaminan kesehatan masyarakat.
BKKBN. (2012). Pelayanan Kontrasepsi.
Dewi, P. H. C., & Notobroto, H. B. (2014). Rendahnya Keikutsertaan Pengguna Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Pasangan Usia Subur Di Polindes Tebalo Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik. Biometrika Dan Kependudukan, 3, 66–72.
Gebremariam, A., & Addisie, A. (2014). Journal Reproductive Health. 11 (24), pp 1. Journal Reproductive Health. 11 (24), Pp 1.
Kusumaningrum, R. (2009). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Jenis Kontrasepsi yang Digunakan Pasangan Usia Subur. UNDIP.
Marhaeni, S. (2000). Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Penggunaan Implant di Desa Parit Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian Medias Imroni, Nur Alam Fajar, Fatmalina Febri.
Pinem, S. (2009). Kesehatan Reproduksi dan Kontrasepsi. Trans Info Media.
Rotie, N., Tombokan, S., & Adam, S. (2015). Hubungan Pengetahuan Dan Tingkat Pendidikan Ibu Dengan Penggunaan Metode Kontrasepsi Efektif Terpilih. Jurnal Ilmiah Bidan, 3(1), 91646.
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Ni Gusti Ayu Pramita Aswitami, Pande Putu Indah Purnamayanthi, Ni Putu Mirah Yunita Udayani, I Gst Ayu Agung Prameswari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta atas artikelnya dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal.
- Artikel dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Siapa pun boleh menyalin, menyebarkan, dan mengadaptasi artikel untuk tujuan apa pun, asalkan mencantumkan sumber aslinya dan membagikan karya turunannya dengan lisensi yang sama. Artikel yang terbit sebelum perubahan lisensi ini tetap berlisensi CC BY-NC 4.0, sesuai yang tercantum pada artikelnya.
- Penulis boleh mengarsipkan versi pra-cetak, pasca-cetak, maupun PDF terbitan di repositori institusi atau tempat lain, dengan menyebutkan publikasi pertamanya di jurnal ini.

