Tela’ah Pustaka: Pemanfaatan Smartphone App Ptsd Coach Sebagai Program Self-Management Dalam Mengatasi Gejala Post-Traumatic Stress Disorder
DOI:
https://doi.org/10.36474/caring.v4i2.178Keywords:
PTSD, PTSD coach, self management, smartphone appAbstract
Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) merupakan salah satu kondisi yang ditimbulkan akibat terjadinya bencana. Estimasi prevalensi PTSD bervariasi, sebagian besar berada di kisaran 20-40% dalam studi bencana dan lebih rendah 3-5% di beberapa populasi. PTSD yang tidak tertangani menyebabkan tingginya prevalensi depresi, masalah kesehatan dan penurunan kualitas hidup sehingga diagnosis dini dan intervensi tepat waktu penting untuk perbaikan dan pencegahan setiap komplikasi. Penanganan PTSD dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan, salah satunya dengan psikoterapi namun faktanya sedikit penderita PTSD menerima perawatan dengan berbagai alasan misalnya masalah logistik, kepercayaan tentang pencarian pengobatan yang tepat, kekhawatiran tentang pemikiran orang lain, dan menganggap bahwa masalah bisa diatasi sendiri. Dengan demikian diperlukan adanya pendekatan alternatif dalam mengatasi permasaahan tersebut. PTSD Coach merupakan salah satu aplikasi smartphone yang berguna sebagai self management dalam pengelolaan gejala PTSD.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Putu Dita Wulandari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta atas artikelnya dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal.
- Artikel dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Siapa pun boleh menyalin, menyebarkan, dan mengadaptasi artikel untuk tujuan apa pun, asalkan mencantumkan sumber aslinya dan membagikan karya turunannya dengan lisensi yang sama. Artikel yang terbit sebelum perubahan lisensi ini tetap berlisensi CC BY-NC 4.0, sesuai yang tercantum pada artikelnya.
- Penulis boleh mengarsipkan versi pra-cetak, pasca-cetak, maupun PDF terbitan di repositori institusi atau tempat lain, dengan menyebutkan publikasi pertamanya di jurnal ini.

