Hubungan Paritas dengan Kejadian Preeklampsia Berat di RSUD Panembahan Senopati Bantul
DOI:
https://doi.org/10.36474/caring.v5i2.203Keywords:
Kehamilan, Paritas, Preeklampsia BeratAbstract
Latar Belakang: Preeklampsia berhubungan dengan angka mortalitas dan morbiditas neonatal dan maternal yang tinggi, paritas merupakan salah satu factor resiko ibu hamil mengalami preeklampsia. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan paritas dengan kejadian preeklampsia berat di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Metedologi: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode deskriptif korelasional dengan metode pendakatan case control, peneliti menggunakan data sekunder tahun 2020 di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Sampel penelitian ini adalah ibu bersalin, pengambilan teknik simple random sampling didapatkan 160 ibu bersalin yang terbagi kedalam dua kelompok kasus yaitu 80 ibu bersalin mengalami preeklampsia berat pada saat hamil dan 80 ibu bersalin tidak mengalami preeklampsia berat pada saat hamil, kemudian secara retrospektif ditelusuri paritasnya. Analisa data menggunakan Chi Square untuk menguji hubungan paritas dan preeklampisa berat. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan tidak ada hubungan paritas dengan kejadian preeklampsia berat (p>0,005) di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Kesimpulan: Faktor-faktor yang dapat mengalami PEB tidak hanya paritas beresiko, namun paritas tidak beresiko mengalami PEB, hal ini kemungkinan dipengaruhi oleh umur ibu < 20 tahun atau >35 thun, sosial ekonomi rendah atau faktor lain yang bisa memperberat terjadinya PEB seperti akses pelayanan antenatal care dan dukungan suami atau keluarga pada saat hamil. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sumber refernsi bagi peneliti lainnya yang akan meneliti tentang preeklampsia berat.
Downloads
References
Alkema, L., Chou, D., Hogan, D., Zhang, S., Moller, A. B., Gemmill, A., Fat, D. M., Boerma, T., Temmerman, M., Mathers, C., & Say, L. (2016). Global, regional, and national levels and trends in maternal mortality between 1990 and 2015, with scenario-based projections to 2030: A systematic analysis by the un Maternal Mortality Estimation Inter-Agency Group. The Lancet, 387(10017), 462–474. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(15)00838-7 DOI: https://doi.org/10.1016/S0140-6736(15)00838-7
Grum, T., & Wasie, A. (2017). Correlates of maternal mortality in developing countries: an ecological study in 82 countries. Maternal Health, Neonatology and Perinatology, 3(1). https://doi.org/10.1186/s40748-017-0059-8 DOI: https://doi.org/10.1186/s40748-017-0059-8
https://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/maternal-mortality diakses tanggal 1 Januari 2022
Lakew, Y., Reda, A. A., Tamene, H., Benedict, S., & Deribe, K. (2013). Geographical variation and factors influencing modern contraceptive use among married women in Ethiopia: Evidence from a national population based survey. Reproductive Health, 10(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/1742-4755-10-52 DOI: https://doi.org/10.1186/1742-4755-10-52
Rinawati, S. (2010). Hubungan antara preeklampsia dengan persalinan prematur di rsud dr. soesilo kabupaten tegal. skripsi.
Say, L., Chou, D., Gemmill, A., Tunçalp, Ö., Moller, A. B., Daniels, J., Gülmezoglu, A. M., Temmerman, M., & Alkema, L. (2014). Global causes of maternal death: A WHO systematic analysis. The Lancet Global Health, 2(6). https://doi.org/10.1016/S2214-109X(14)70227-X DOI: https://doi.org/10.1016/S2214-109X(14)70227-X
Siswosudarmo, R. (2010) Obstetri Fisiologi.Yogyakarta : Pustaka Cendekia
Tranquilli, A. L., Dekker, G., Magee, L., Roberts, J., Sibai, B. M., Steyn, W., Zeeman, G. G., & Brown, M. A. (2014). The classification, diagnosis and management of the hypertensive disorders of pregnancy: A revised statement from the ISSHP. In Pregnancy Hypertension (Vol. 4, Issue 2, pp. 97–104). Elsevier B.V. https://doi.org/10.1016/j.preghy.2014.02.001 DOI: https://doi.org/10.1016/j.preghy.2014.02.001
Wiknjosastro, Hanifa. (2015) Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Henderson, C., Jones, K. (2006) Buku Ajar Konsep Kebidanan. Jakarta: EGC
Windaryani Yuyun, Sunarti Dode, & Alfrida Mallo. (2013) Hubungan Antara Primigravida / Multigravida Dengan Angka Kejadian Preeklamsia / Eklamsia Di RSKDIA Siti Fatimah Makassar. Volume 1 Nomor 6 Tahun 2013. ISSN : 2302-1721. Pp 1-6
Rubiati Hipni. 2019. Hubungan Paritas dan Pendidikan Ibu Terhadap Kejadian Preeklampsia Di RSUD Idaman Banjarbaru. Embrio Jurnal Kebidanan. VOL. 11 NO 1 (2019). https://doi.org/10.36456/embrio.vol11.no1.a1846 DOI: https://doi.org/10.36456/embrio.vol11.no1.a1846
Vistra Veftisia, Yulia Nur Khayati. 2018. Hubungan Paritas Dan Pendidikan Ibu Dengan Kejadian Preeklampsia Di Wilayah Kabupaten Semarang. Siklus Journal Research Midwifery Politeknik Tegal. Vol 7 No 2. http://dx.doi.org/10.30591/siklus.v7i2.830 DOI: https://doi.org/10.30591/siklus.v7i2.830
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Evi Diliana Rospia, Anita Novidaswati, Dwi Kartika Cahyaningtyas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta atas artikelnya dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal.
- Artikel dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Siapa pun boleh menyalin, menyebarkan, dan mengadaptasi artikel untuk tujuan apa pun, asalkan mencantumkan sumber aslinya dan membagikan karya turunannya dengan lisensi yang sama. Artikel yang terbit sebelum perubahan lisensi ini tetap berlisensi CC BY-NC 4.0, sesuai yang tercantum pada artikelnya.
- Penulis boleh mengarsipkan versi pra-cetak, pasca-cetak, maupun PDF terbitan di repositori institusi atau tempat lain, dengan menyebutkan publikasi pertamanya di jurnal ini.

