Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tablet Besi dengan Motivasi Ibu Mengkonsumsi Tablet Besi di PMB Ni Luh Putu Yuniasih, S.ST
DOI:
https://doi.org/10.36474/caring.v5i2.204Keywords:
Pengetahuan, Motivasi, Zat BesiAbstract
Latar Belakang: Zat besi merupakan mineral yang diperlukan oleh semua sistem biologis di dalam tubuh, kekurangan zat besi disebut anemia defisiensi besi. Ibu hamil dengan anemia memiliki risiko lebih tinggi mengalami kelelahan saat bersalin, perdarahan serta melahirkan bayi dengan anemia defisiensi besi Kurangnya motivasi ibu untuk mengkonsumsi tablet zat besi, sering disebabkan oleh pengetahuan yang dimiliki oleh ibu tentang efek samping yang ditimbulkan oleh tablet zat besi tersebut Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tablet besi dengan motivasi ibu mengkonsumsi tablet besi di PMB Luh Putu Yuniasih, S.ST. Metode: Penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel adalah 40 responden, yang dilakukan di PMB Luh Putu Yuniasih, S.ST dari bulan Oktober-Novermber 2021. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diperoleh tingkat pengetahuan responden sebagian besar kategori kurang dan tingkat motivasi kategori cukup. Nilai korelasi Spearman Rho sebesar 0,608 dan p value = 0,00, yang artinya Ha diterima atau ada hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil dengan motivasi ibu mengkonsumsi tablet besi. Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dan motivasi ibu mengkonsumsi tablet besi di PMB Luh Putu Yuniasih, S.ST, hal ini menunjukkan pengetahuan merupakan penentu adanya motivasi pada ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet besi.
Downloads
References
Adiputro, Y. (2019). Relationship between Motivation, Knowledge, and Availability with the Use of Personal Protective Equipment. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 8(2), 124. https://doi.org/10.20473/ijosh.v8i2.2019.124-130 DOI: https://doi.org/10.20473/ijosh.v8i2.2019.124-130
Ari Madi Yanti, D., Sulistianingsih, A., & Keisnawati. (2015). Faktor-Faktor Terjadinya Anemia pada Ibu Primigravida di Wilayah Kerja Puskesmas Pringsewu Lampung. Jurnal Keperawatan, 6(2), 79–87.
Badan Pusat Statistik. (2015). Angka Kematian Ibu (pp. 335–358). https://doi.org/10.1055/s-2008-1040325
Badan Pusat Statistik. (2017). Badan Pusat Statistik (pp. 335–358). https://doi.org/10.1055/s-2008-1040325 DOI: https://doi.org/10.1055/s-2008-1040325
Betsy W. Williams. (2015). Relationship Among Knowledge Acquisition, Motivation to Change, and Self-Efficacy in CME Participants. 28(3), 157–164. https://doi.org/10.1002/chp
BPPD Banten. (2019). Strategi Penurunan Kematian Ibu Dan Anak. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Cherry, K. (2015). Mother’s day. In Kenyon Review (Vol. 33, Issue 2, pp. 4–19). https://doi.org/10.7326/0003-4819-128-9-199805010-00016 DOI: https://doi.org/10.7326/0003-4819-128-9-199805010-00016
Kemenkes RI. (2012). Profile Kesehatan Indonesia. In Ministry of Health Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) Bagi Ibu Hamil. 24.
Khoiriah, A., & Latifah. (2020). Pemberian Tablet Zat Besi (Fe) Pada Ibu Hamil Di Posyandu Mawar Berduri Rt 05 Kelurahan Tuan Kentang Kecamatan Jakabaring Kota Pelembang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 2(1), 1–8. http://103.97.100.145/index.php/JPMK/article/view/5360/4698
Lestari, E. D. (2017). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kepatuhan Ibu Hamil dalam Mengonsumsi Tablet Fe di Puskesmas Danurejan 1 Kota Yogyakarta.
Madugu, U., Abdul Manaf, H., Nasir, S. A., Ananthan, S. S., & Hidayati, M. (2020). Towards a Better Understanding on the Relationship between Knowledge Sharing and Public Service Motivation. Journal of Governance and Development (JGD), 16(Number 2), 41–67. https://doi.org/10.32890/jgd2020.16.2.3 DOI: https://doi.org/10.32890/jgd2020.16.2.3
Nurohmi, S., Pibriyanti, K., & Sari, D. D. (2021). Efektivitas Suplementasi Zat Besi Dan Vitamin C Untuk Memperbaiki Status Anemia Santri. Media Gizi Mikro Indonesia, 12(2), 93–106. https://doi.org/10.22435/mgmi.v12i2.3856 DOI: https://doi.org/10.22435/mgmi.v12i2.3856
Paendong, F. T., Suparman, E., & Tendean, H. M. M. (2016). Profil zat besi (Fe) pada ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Bahu Manado. E-CliniC, 4(1). https://doi.org/10.35790/ecl.4.1.2016.10985 DOI: https://doi.org/10.35790/ecl.4.1.2016.10985
Prabhakara, G. (2019). Health Statistics (Health Information System). In Short Textbook of Preventive and Social Medicine. https://doi.org/10.5005/jp/books/11257_5 DOI: https://doi.org/10.5005/jp/books/11257_5
Prasetyani, D., Apriani, E., & Halimatusyadiyah, R. (2020). Hubungan Asupan Protein, Zat Besi Dan Pola Makan Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Wilayah Kerja Puskesmas Cilacap Utara 2. Tens : Trends of Nursing Science, 1(1), 29–35. https://doi.org/10.36760/tens.v1i1.108 DOI: https://doi.org/10.36760/tens.v1i1.108
Susiana, S. (2019). Angka Kematian Ibu : Faktor Penyebab Dan Upaya Penanganannya.
Susiloningtyas, I. (2012). Pemberian Zat Besi (Fe) Dalam Kehamilan Oleh : Is Susiloningtyas. Majalah Ilmiah Sultan Agung, 50, 128.
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Putu Ayu Dina Saraswati, Luh Putu Widiastini, Ni Putu Mirah Yunita Udayani, I Gusti Agung Manik Karuniadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta atas artikelnya dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal.
- Artikel dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Siapa pun boleh menyalin, menyebarkan, dan mengadaptasi artikel untuk tujuan apa pun, asalkan mencantumkan sumber aslinya dan membagikan karya turunannya dengan lisensi yang sama. Artikel yang terbit sebelum perubahan lisensi ini tetap berlisensi CC BY-NC 4.0, sesuai yang tercantum pada artikelnya.
- Penulis boleh mengarsipkan versi pra-cetak, pasca-cetak, maupun PDF terbitan di repositori institusi atau tempat lain, dengan menyebutkan publikasi pertamanya di jurnal ini.

