Studi Retrospektif: Faktor – Faktor yang Memengaruhi Kejadian Preeklampsia di Ruang Bersalin RSU Negara
Main Article Content
Abstract
Latar belakang: Peningkatan kejadian preeklampsia mengindikasikan masih adanya ancaman komplikasi yang terjadi selama kehamilan. Dampak yang dapat ditimbulkan oleh preeklampsia pada ibu diantaranya adalah solusio plasenta hingga kematian. Tujuan: untuk menganalisis faktor- faktor yang mempengaruhi kejadian preeklampsia di Ruang Bersalin RSU Negara tahun 2024. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif dengan deskriptif analitik retrospektif dengan desain case control. Sampel yang digunakan yaitu pasien preeklamsia sejumlah 106 orang dan kelompok kontrol yaitu ibu bersalin tidak preeklamsia/normal sejumlah 106 orang yang berkunjung di RSU Negara sehingga total keseluruhan jumlah sampel yang digunakan adalah 212 orang. Hasil: Ada hubungan antara obesitas dengan kejadian preeklampsia pada ibu bersalin di RSU Negara dengan p-value = 0,00 dan OR=6,7. Ada hubungan antara riwayat hipertensi dengan kejadian preeklampsia di RSU Negara dengan p-value = 0,01 dan nilai OR=2,5. Tidak ada hubungan antara DM dengan kejadian preeklampsia di RSU Negara dengan p-value = 0,4 (>0,05). Kesimpulan: Obesitas merupakan faktor risiko yang paling berhubungan dengan kejadian preeklampsia dilihat dari hasil odd ratio tertinggi dari ketiga faktor risiko. Ibu hendaknya Mengadopsi gaya hidup sehat, termasuk pola makan yang seimbang dan aktivitas fisik yang cukup, dapat membantu mengurangi risiko
Downloads
Article Details
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal CARING menyetujui ketentuan bahwa penulis memegang hak cipta yang dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial CC BY-NC 4.0, yang memungkinkan orang lain untuk memodifikasi, mengubah, dan membangun karya penulis secara non-komersial, dan meskipun karya baru orang lain juga harus mengakui karya original penulis dan menjadi non-komersial, mereka tidak harus melisensikan karya turunan mereka dengan persyaratan yang sama. Penulis dapat mengarsipkan pra-cetak dan pasca-cetak atau versi penerbit / PDF.
References
Aprilia, M. U., Windayanti, H., Sari, N. M. P., Esti, M. W., Rahmayanti, D. P., Erwinda, W., Zulaikhah, F., Trinova, R., Oktafia, W. E., & Susilowati, N. R. (2021). Literature review: Faktor Resiko Kejadian Preeklampsia Berat. Call for Paper Seminar Nasional Kebidanan, 59–71.
Arnani, A., Yunola, S., & Anggraini, H. (2022). Hubungan Riwayat Hipertensi, Obesitas, Dan Frekuensi Antenatal Care Dengan Kejadian Preeklampsia. Jurnal’Aisyiyah Medika, 7(2).
Bali, D. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Bali 2023. Dinas Kesehatan Provinsi Bali.
Endeshaw, M., Abebe, F., Worku, S., Menber, L., Assress, M., & Assefa, M. (2016). Obesity in young age is a risk factor for preeclampsia: a facility based case-control study, northwest Ethiopia. BMC Pregnancy and Childbirth, 16, 1–11.
Jiang, L., Tang, K., Magee, L. A., von Dadelszen, P., Ekeroma, A., Li, X., Zhang, E., & Bhutta, Z. A. (2022). A global view of hypertensive disorders and diabetes mellitus during pregnancy. Nature Reviews Endocrinology, 18(12), 760–775.
Laila, E. F. (2019). Hubungan usia, paritas, riwayat hipertensi dan frekuensi pemeriksaan ANC terhadap kejadian preeklampsia pada ibu hamil di RSUD Pelabuhan Ratu Sukabumi. Jurnal Kebidanan, 5(2), 128–136.
Maria, I. (2021). Obesitas dan kebutuhan energi pada kehamilan. Electronic Journal Scientific of Environmental Health And Disease, 2(2), 112–118.
Organization, W. H. (2023). Report of the sixth meeting of the WHO Strategic and Technical Advisory Group of Experts for Maternal, Newborn, Child and Adolescent Health and Nutrition, 15–17 November 2022. World Health Organization.
Patonah, S., Afandi, A. A., & Resi, E. (2021). Hubungan Indeks Massa Tubuh IMT Dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Balen Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro Tahun 2020. Asuhan Kesehatan: Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan Dan Keperawatan, 12(1), 28–33.
Peratama, A., Kusumajaya, H., & Agustin, A. (2023). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklamsia pada Ibu Hamil. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(2), 617–626.
Purwanti, P., Aisyah, S., & Handayani, S. (2021). Hubungan Riwayat Hipertensi, Kadar Haemoglobin dan Obesitas Dengan Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil di RSUD Sungai Lilin Kab. Musi Banyuasin Tahun 2019. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(1), 413–420.
Rahajeng, R., Nurseta, T., Mustofa, E., Irwanto, Y., Pamungkas, A. F. U., Harnandari, D. E. P., & Herliawati, P. A. (2023). Effect of Vitamin C Exposure to Fibroblast Cells on Woman Uterosacral Ligament Culture. Medical Laboratory Technology Journal, 9(2).
Rezeki, S. A., & Rahmawati, E. (2022). Hubungan Diabetes Militus, Obesitas Dan Riwayat Hipertensi Dengan Kejadian Preeklamsi Di Puskesmas Kertapati. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 792–798.
RI, K. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2023. In Pusdatin.Kemenkes.Go.Id.
Shao, Y., Qiu, J., Huang, H., Mao, B., Dai, W., He, X., Cui, H., Lin, X., Lv, L., & Wang, D. (2017). Pre-pregnancy BMI, gestational weight gain and risk of preeclampsia: a birth cohort study in Lanzhou, China. BMC Pregnancy and Childbirth, 17, 1–8.
Silvana, R., Ramayanti, I., & Ramadhina, A. D. (2023). Hubungan Antara Usia Ibu, Status Gravida, dan Riwayat Hipertensi dengan Terjadinya Preeklampsia. ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(4), 1370–1375.
Syahfirda, V. A., Hamid, F. S., Santi, A. D., & Mulawardhana, P. (2023). Analysis of risk factor of preeclampsia: A literature review. World Journal of Advanced Research and Reviews, 17(1), 266–272.
Utami, B. S., Utami, T., & Siwi, A. S. (2020). Hubungan riwayat hipertensi dan status gizi dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil: literature review. Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas, 3(2), 22–28.
Wijayanti, I. T., & Marfuah, S. (2019). Hubungan Pengetahuan dan Kepatuhan ANC terhadap Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil Trimester III di UPT Puskesmas Toroh I Kabupaten Grobogan. Prosiding University Research Colloquium, 238–246.
Wu, K., Li, S., Yin, B., Zhu, X., & Zhu, B. (2024). Prevalence, risk factors, and adverse perinatal outcomes in Chinese women with pre-eclampsia: a large retrospective cohort study.