Urgensi Edukasi Menstrual Hygiene sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Reproduksi Remaja Putri
DOI:
https://doi.org/10.36474/abdinusa.v3i1.509Keywords:
Menstruasi, Remaja, Kesehatan ReproduksiAbstract
Kesehatan reproduksi remaja menjadi isu strategis dalam pembangunan kesehatan masyarakat, mengingat masa remaja adalah tahap kritis yang menentukan kualitas kesehatan jangka panjang. Salah satu aspek penting dalam kesehatan reproduksi remaja putri adalah manajemen kebersihan menstruasi atau menstrual hygiene management (MHM). Tujuan kegiatan ini untuk mengedukasi remaja putri mengenai MHM guna mendukung kesehatan reproduksi dan kualitas hidup. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah interaktif yang dipadukan dengan sesi tanya jawab, serta didukung oleh media presentasi PowerPoint serta didukung dengan permainan edukatif. Peserta yang hadir berjumlah sekitar 20 peserta, dimana sebagian besar merupakan remaja putri. Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka di Volunteer Hub Jakarta Selatan. Hasil dari kegiatan ini, remaja putri jadi lebih paham mengenai pentingnya edukasi MHM untuk menjaga organ reproduksinya dan setelah mengikuti kegiatan ini mereka berkomitmen ingin menjadi agent of change di sekolahnya maisng-masing. Harapannya kegiatan edukasi bisa didukung oleh pemerintah, swasta, maupun lembaga masyarakat lainnya sehingga lebih banyak lagi remaja putri yang sadar akan kesehatan reproduksinya.
Downloads
References
Caruso, B. A., Clasen, T. F., Hadley, C., Yount, K. M., Haardörfer, R., Rout, M., Dasmohapatra, M., & Cooper, H. L. F. (2017). Understanding and defining sanitation insecurity: Women’s gendered experiences of urination, defecation and menstruation in rural Odisha, India. BMJ Global Health, 2(4). https://doi.org/10.1136/bmjgh-2017-000414 DOI: https://doi.org/10.1136/bmjgh-2017-000414
Chandra-Mouli, V., & Patel, S. V. (2017). Mapping the knowledge and understanding of menarche, menstrual hygiene and menstrual health among adolescent girls in low- and middle-income countries. In Reproductive Health (Vol. 14, Issue 1). BioMed Central Ltd. https://doi.org/10.1186/s12978-017-0293-6 DOI: https://doi.org/10.1186/s12978-017-0293-6
Hennegan, J., Shannon, A. K., Rubli, J., Schwab, K. J., & Melendez-Torres, G. J. (2019). Women’s and girls’ experiences of menstruation in low-and middle-income countries: A systematic review and qualitative metasynthesis. PLoS Medicine, 16(5). https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1002803 DOI: https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1002803
Kementerian Kesehatan. (2018). RISKESDAS 2018.
Mahon, T., Tripathy, A., & Singh, N. (2015). Putting the men into menstruation: The role of men and boys in community menstrual hygiene management. Waterlines, 34(1), 7–14. https://doi.org/10.3362/1756-3488.2015.002 DOI: https://doi.org/10.3362/1756-3488.2015.002
Sommer, M., Hirsch, J. S., Nathanson, C., & Parker, R. G. (2015). Comfortably, Safely, and Without Shame: Defining Menstrual Hygiene Management as a Public Health Issue. American Journal of Public Health, 105(7), 1302–1311. https://doi.org/10.2105/AJPH DOI: https://doi.org/10.2105/AJPH.2014.302525
Trinies, V., Caruso, B. A., Sogoré, A., Toubkiss, J., & Freeman, M. C. (2015). Uncovering the challenges to menstrual hygiene management in schools in Mali. Waterlines, 34(1), 31–40. https://doi.org/10.3362/1756-3488.2015.004 DOI: https://doi.org/10.3362/1756-3488.2015.004
UNICEF. (2019). Guidance on Menstrual Health and Hygiene (I). UNICEF. www.unicef.org/wash
Van Eijk, A. M., Sivakami, M., Thakkar, M. B., Bauman, A., Laserson, K. F., Coates, S., & Phillips-Howard, P. A. (2016). Menstrual hygiene management among adolescent girls in India: A Systematic review and meta-analysis. BMJ Open, 6(3). https://doi.org/10.1136/bmjopen-2015-010290 DOI: https://doi.org/10.1136/bmjopen-2015-010290
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan artikel di jurnal ABDINUSA menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta atas artikelnya dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal.
- Artikel dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0). Siapa pun boleh menyalin, menyebarkan, dan mengadaptasi artikel untuk tujuan apa pun, asalkan mencantumkan sumber aslinya dan membagikan karya turunannya dengan lisensi yang sama. Artikel yang terbit sebelum perubahan lisensi ini tetap berlisensi CC BY-NC 4.0, sesuai yang tercantum pada artikelnya.
- Penulis boleh mengarsipkan versi pra-cetak, pasca-cetak, maupun PDF terbitan di repositori institusi atau tempat lain, dengan menyebutkan publikasi pertamanya di jurnal ini.


