Latihan Psikofisiologikal Tai Chi Terhadap Nyeri Lutut pada Osteoartritis

Authors

  • Gede Arya Bagus Arisudhana Departemen Keperawatan Medikal Bedah, STIKES Bina Usada Bali Indonesia
  • Ni Luh Resmiasih Program S1 Keperawatan, STIKES Bina Usada Bali, Badung, Indonesia Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36474/caring.v2i2.53

Keywords:

nyeri, tai chi, osteoarthritis

Abstract

Nyeri merupakan masalah keperawatan yang paling banyak terjadi pada penderita osteoarthritis (OA). Upaya menurunkan nyeri dapat dilakukan dengan melakukan latihan psikofisiologikal tai chi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan psikofisiologikal tai chi terhadap nyeri lutut pada osteoartritis. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimen dengan pendekatan one group pre test post test design. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 dengan  metode sampling non-randomize. Analisa data menggunakan wilcoxon sign rank test. Alat ukur yang digunakan adalah numeric rating scale (NRS). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata usia responden dalam penelitian ini adalah 65 tahun, dengan sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (70%). Perbadingan nilai nyeri sebelum dan sesudah latihan psikofisiologikal tai chi menunjukkan rata-rata nyeri sebelum diberikan intervensi adalah 5,20, dan rata-rata nyeri setelah diberikan intervensi adalah 3,83. Hasil uji perbedaan  skala nyeri sebelum dan setelah diberikan intervensi menggunakan wilcoxon sign rank test, diperoleh nilai Zhitung 4,396 dan nilai p=0,000 (α<0,05). Latihan tai chi bermanfaat dalam mengurangi nyeri dan sangat disarankan untuk populasi yang sesuai seperti lansia. Perlu dilakukan penelitian lebih banyak tentang efek tai chi sebagai intervensi dari perspektif keperawatan.

Downloads

Download data is not yet available.

Additional Files

Published

12/27/2018

How to Cite

Latihan Psikofisiologikal Tai Chi Terhadap Nyeri Lutut pada Osteoartritis. (2018). CARING (Center of Publication in Midwifery and Nursing) : Jurnal Publikasi Penelitian Kebidanan Dan Keperawatan, 2(2), 8-14. https://doi.org/10.36474/caring.v2i2.53

Most read articles by the same author(s)